Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan
Awet Berteman
Zaman sekarang teman sejati masih ada nggak ya? Jika kamu belum pernah menemukan teman yang sangat kamu sukai, awalilah dengan menjadi seorang bisa disukai teman-temanmu. Kita intip dulu tips berikut ini:1. Jadilah pendengar yang baik buat teman-temanmu.
Jangan pernah sekalipun kamu bersikap menggurui. Memberi nasihat boleh-boleh aja, tapi jangan melakukannya dengan cepat. Pelahan-lahan namun pastikan temanmu itu mendengarkannya.
2. Setiap orang memiliki pribadi yang unik dan khas.
Cobalah mengerti bagaimana karakter temanmu. Hormatilah pendapatnya. Walau kadang kalian bisa saling berbeda pendapat dan keyakinan, namun pasti ada jalan tengah yang bisa ditempuh asal jangan tergesa-gesa memutuskannya.
3. Peliharalah kepercayaan yang telah diberikan oleh teman dekatmu itu.
Jangan pernah sekali-kali kamu mengobral rahasia temanmu pada orang lain. Saling jaga rahasia, anggap saja antara kalian ada sebuah permainan yang hanya bisa dimainkan oleh kamu dan temanmu.
4. Berilah dukungan dan pujilah temanmu, kesampingkan kesalahannya dan kelemahannya.
5. Jangan pernah merasa iri kepada temanmu.
Kebahagiaannya adalah bahagia milikmu juga. Ikut berbahagialan atas keberhasilan temanmu.
6. Dekat bukan berarti harus tergantung satu sama lain.
Berikan pertolongan secukupnya. Jagalah 'jarak' yang wajar. Mundurlah sedikit bila kita merasa pertemanan sudah terlampau dekat. Sebaliknya, mendekatlah kala kita merasa pertemanan sudah semakin renggang.
7. Sisihkan waktu untuk melakukan kegiatan refresing bersama.
Kembangkan sikap toleransi, fleksibelitas, asertive, empati dan belajar saling memahami.
8. Jangan pernah ragu untuk minta maaf pada temanmu saat kamu melakukan sebuah kesalahan padanya.
Setelah itu berusahalah perbaiki kesalahanmu. Begitu pula sebaliknya, berikan maaf dan lupakan kesalahannya jika ia bersalah.
Sumber @@detik Hot@@
Awet Berteman
Zaman sekarang teman sejati masih ada nggak ya? Jika kamu belum pernah menemukan teman yang sangat kamu sukai, awalilah dengan menjadi seorang bisa disukai teman-temanmu. Kita intip dulu tips berikut ini:1. Jadilah pendengar yang baik buat teman-temanmu.
Jangan pernah sekalipun kamu bersikap menggurui. Memberi nasihat boleh-boleh aja, tapi jangan melakukannya dengan cepat. Pelahan-lahan namun pastikan temanmu itu mendengarkannya.
2. Setiap orang memiliki pribadi yang unik dan khas.
Cobalah mengerti bagaimana karakter temanmu. Hormatilah pendapatnya. Walau kadang kalian bisa saling berbeda pendapat dan keyakinan, namun pasti ada jalan tengah yang bisa ditempuh asal jangan tergesa-gesa memutuskannya.
3. Peliharalah kepercayaan yang telah diberikan oleh teman dekatmu itu.
Jangan pernah sekali-kali kamu mengobral rahasia temanmu pada orang lain. Saling jaga rahasia, anggap saja antara kalian ada sebuah permainan yang hanya bisa dimainkan oleh kamu dan temanmu.
4. Berilah dukungan dan pujilah temanmu, kesampingkan kesalahannya dan kelemahannya.
5. Jangan pernah merasa iri kepada temanmu.
Kebahagiaannya adalah bahagia milikmu juga. Ikut berbahagialan atas keberhasilan temanmu.
6. Dekat bukan berarti harus tergantung satu sama lain.
Berikan pertolongan secukupnya. Jagalah 'jarak' yang wajar. Mundurlah sedikit bila kita merasa pertemanan sudah terlampau dekat. Sebaliknya, mendekatlah kala kita merasa pertemanan sudah semakin renggang.
7. Sisihkan waktu untuk melakukan kegiatan refresing bersama.
Kembangkan sikap toleransi, fleksibelitas, asertive, empati dan belajar saling memahami.
8. Jangan pernah ragu untuk minta maaf pada temanmu saat kamu melakukan sebuah kesalahan padanya.
Setelah itu berusahalah perbaiki kesalahanmu. Begitu pula sebaliknya, berikan maaf dan lupakan kesalahannya jika ia bersalah.
Sumber @@detik Hot@@
Anti Bad Mood
Anda sering mengalami bad mood yang berkepanjangan? Sudah saatnya Anda mengatasi hal tersebut. Ini dia tips jitu untuk Anda.Tanpa mood mana bisa seseorang berkonsentrasi dengan penuh mengerjakan tugas kantor ataupun rumah.Namun rupanya mood juga berhubungan dengan jenis makanan yang Anda konsumsi dan kegiatan Anda yang salah.
1. Stop mengkonsumsi ikan yang mengandung kadar lemak tinggi. Misalnya tuna, salmon dan mackerel. Jangan terlalu banyak juga mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar omega 3.
2. Alkohol, gula dan kafein memang bisa menambah energi. Tapi Anda harus tahu bahwa zat-zat ini juga bisa membunuh mood Anda. Mulai sekarang kurangi juga zat-zat ini.
3. Selain menguras kocek, rokok juga bisa membuat Anda kehilangan semangat. Seorang wanita yang perokok memiliki kecendurang untuk depresi dibanding dengan non perokok. Jadi Anda harus lebih berhati-hati.
4. Jangan pernah tinggalkan olahraga. Hal ini bisa memperlancar peradaran darah ke otak. Perbaiki mood Anda dengan olahraga ringan seperti jogging atau bersepeda santai. Lakukan sekurang-kurangnya tiga kali seminggu untuk mengurangi tingkat depresi Anda.
5. Isi hari Anda dengan hal yang menyenangkan. Jangan terlalu tegang memikirkan suatu masalah. Berpikirlah dengan terbuka dan kemudian selesaikan perlahan secara bertahap. Jangan paksakan diri Anda untuk mengatasi satu masalah dengan cepat.
Sumber ♥ detik Hot ♥
Anti Bad Mood
Anda sering mengalami bad mood yang berkepanjangan? Sudah saatnya Anda mengatasi hal tersebut. Ini dia tips jitu untuk Anda.Tanpa mood mana bisa seseorang berkonsentrasi dengan penuh mengerjakan tugas kantor ataupun rumah.Namun rupanya mood juga berhubungan dengan jenis makanan yang Anda konsumsi dan kegiatan Anda yang salah.
1. Stop mengkonsumsi ikan yang mengandung kadar lemak tinggi. Misalnya tuna, salmon dan mackerel. Jangan terlalu banyak juga mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar omega 3.
2. Alkohol, gula dan kafein memang bisa menambah energi. Tapi Anda harus tahu bahwa zat-zat ini juga bisa membunuh mood Anda. Mulai sekarang kurangi juga zat-zat ini.
3. Selain menguras kocek, rokok juga bisa membuat Anda kehilangan semangat. Seorang wanita yang perokok memiliki kecendurang untuk depresi dibanding dengan non perokok. Jadi Anda harus lebih berhati-hati.
4. Jangan pernah tinggalkan olahraga. Hal ini bisa memperlancar peradaran darah ke otak. Perbaiki mood Anda dengan olahraga ringan seperti jogging atau bersepeda santai. Lakukan sekurang-kurangnya tiga kali seminggu untuk mengurangi tingkat depresi Anda.
5. Isi hari Anda dengan hal yang menyenangkan. Jangan terlalu tegang memikirkan suatu masalah. Berpikirlah dengan terbuka dan kemudian selesaikan perlahan secara bertahap. Jangan paksakan diri Anda untuk mengatasi satu masalah dengan cepat.
Sumber ♥ detik Hot ♥
Lawan Rasa Takut Anda
Wajar saja jika setiap manusia memiliki rasa takut bertindak. Namun jika Anda terhanyut dalam rasa takut tersebut, bisa-bisa Anda yang rugi. Anda tak akan pernah tahu kapan kesempatan emas akan datang. Jika tak Anda hadapi mana bisa Anda tahu bahwa hal itu bermanfaat bagi Anda.Tak ada ruginya Anda menjajal setiap kesempatan yang bisa menjadi peluang karir yang lebih baik. Untuk menghadapi rasa takut Anda mari kita berbagi tips berikut ini:
Jangan paksakan diri Anda
Ingatlah bahwa Anda bukan malaikat yang dengan mudah bisa melakukan apa saja. Anda manusia biasa yang punya kekuatan dan kelemahan. Jangan terlalu memaksakan diri Anda untuk berani. Lakukan dengan perlahan tapi pasti. Selangkah demi selangkah menuju kesuksesan, akan terasa lebih indah hasilnya.
Hindari pengaruh luar yang berlebihan
Sebuah keberhasilan ataupun kegagalan adalah soal peruntungan. Jangan biarkan orang lain mempengaruhi jalan yang ingin Anda tempuh. Dalam hal ini Anda yang berperan besar untuk mengatur langkah Anda selanjutnya. Dengarkan opini orang lain sebagai masukan tapi jangan menjadi penghalang Anda untuk maju.
Tak ada yang sempurna
Obsesi yang berlebihan bisa membuat Anda frustasi. Berhentilah menjadi miss perfectionist. Jalani apa yang harus Anda tempuh seadanya dan tak perlu patokan yang terlalu muluk-muluk untuk itu. Yang terpenting adalah keinginan dan niat untuk mencoba dan tak muda menyerah.
Terbuka
Ada bagusnya Anda bersikap terbuka untuk melihat kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Dari kesalahan itulah Anda mendapat pelajaran berharga. Ambil hal positifnya dan singkirkan hal negatif dari pikiran kita. Jangan pernah berpikir untuk takut gagal. Ok
Sumber ΘΘ detik Hot ΘΘ
Lawan Rasa Takut Anda
Wajar saja jika setiap manusia memiliki rasa takut bertindak. Namun jika Anda terhanyut dalam rasa takut tersebut, bisa-bisa Anda yang rugi. Anda tak akan pernah tahu kapan kesempatan emas akan datang. Jika tak Anda hadapi mana bisa Anda tahu bahwa hal itu bermanfaat bagi Anda.Tak ada ruginya Anda menjajal setiap kesempatan yang bisa menjadi peluang karir yang lebih baik. Untuk menghadapi rasa takut Anda mari kita berbagi tips berikut ini:
Jangan paksakan diri Anda
Ingatlah bahwa Anda bukan malaikat yang dengan mudah bisa melakukan apa saja. Anda manusia biasa yang punya kekuatan dan kelemahan. Jangan terlalu memaksakan diri Anda untuk berani. Lakukan dengan perlahan tapi pasti. Selangkah demi selangkah menuju kesuksesan, akan terasa lebih indah hasilnya.
Hindari pengaruh luar yang berlebihan
Sebuah keberhasilan ataupun kegagalan adalah soal peruntungan. Jangan biarkan orang lain mempengaruhi jalan yang ingin Anda tempuh. Dalam hal ini Anda yang berperan besar untuk mengatur langkah Anda selanjutnya. Dengarkan opini orang lain sebagai masukan tapi jangan menjadi penghalang Anda untuk maju.
Tak ada yang sempurna
Obsesi yang berlebihan bisa membuat Anda frustasi. Berhentilah menjadi miss perfectionist. Jalani apa yang harus Anda tempuh seadanya dan tak perlu patokan yang terlalu muluk-muluk untuk itu. Yang terpenting adalah keinginan dan niat untuk mencoba dan tak muda menyerah.
Terbuka
Ada bagusnya Anda bersikap terbuka untuk melihat kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Dari kesalahan itulah Anda mendapat pelajaran berharga. Ambil hal positifnya dan singkirkan hal negatif dari pikiran kita. Jangan pernah berpikir untuk takut gagal. Ok
Sumber ΘΘ detik Hot ΘΘ
Bukumu Hartamu

Buku adalah gudang pengetahuan yang tak pernah ada habisnya. Hargai sumber pengetahuan Anda dengan memperlakukannya dengan baik. Sebelumnya. kita intip dulu tips merawat buku berikut ini
1. Cara yang termudah adalah merawat daripada mengobati. Biasakan untuk memberi sampul plastik pada buku yang baru saja Anda beli
.2. Jangan sekali-kali Anda menggunakan buku sebagai bantal tidur atau pengganjal pintu. Kegiatan seperti itu akan lebih mempercepat penuaan pada buku. Hentikan kebiasaan membolak balikkan halaman buku dengan membasahi tangan. Apalagi pakai air ludah. Dilarang melipat buku atau menandai halaman buku dengan mencorat-coretnya. Cukup selipkan kertas pembatas pada halaman yang belum selesai Anda baca.
3. Posisi terbaik untuk meletakkan buku adalah dalam keadaan berdiri pada rak khusus. Tapi akan lebih baik jika Anda menyimpannya dalam lemari tertutup untuk menghidari debu yang berlebih. Jangan menumpuk buku. Apalagi dengan beban berat di atasnya. Hal tersebut akan membuat lembaran-lembaran buku saling menempel, huruf-hurufnya cepat pudar dan jilidnya jadi gampang lepas. Kalau bisa beri butir penyerap air (silica gel) dan kapur barus dalam rak atau lemari buku.
4. Jangan menjejal-jejalkan rak buku. Berilah sedikit ruang untuk mempermudah pengambilan dan pengaturan buku. jangan juga membiasakan membawa buku dengan memasukkan ke dalam tas yang penuh dengan berbagai macam barang. Apalagi mencampurnya dengan makanan. Lebih baik jangan memaksakan buku itu masuk dalam tas yang ukurannya lebih kecil dari buku.
5. Hindarkan buku dari air, minyak, debu dan panas matahari langsung atau lampu yang berkekuatan tinggi. hal-hal itu dapat merusak buku. Kertasnya akan cepat berjamur, warnanya menguning dan gampang robek.
6. Hindari memfotokopi buku. Untuk bisa memfotokopi halaman buku, biasanya punggung buku akan ditekan kuat-kuat. Hal ini jelas akan memperpendek umur jilid buku. Selain itu, ingatlah bahwa memfotokopi buku tanpa izin adalah pelanggaran hukum dan hak cipta. Bisa berabe nanti...
7. Jika terpaksa harus meminjam buku, catatlah dalam daftar agendamu bahwa buku itu telah dipinjam oleh salah satu temanmu. Jangan takut memperingatkan temanmu untuk merawatnya. Sayang dong kalau buku yang sudah kita rawat baik-baik malah hilang karena temanmu itu menyepelekannya.
8. Lakukan perawatan khusus dengan lebih cermat dan meyeluruh secara berkala. Dijamin suatu saat Anda pasti membutuhkannya lagi. Dan Anda akan merasa bangga bisa menghargai buku yang begitu berjasa.Tunggu apa lagi? Di mulai dari sekarang dong. Suatu hari buku-buku itu juga bisa berguna bagi anak dan cucu juga...
Sumeber *tips detik Hot*
Bukumu Hartamu

Buku adalah gudang pengetahuan yang tak pernah ada habisnya. Hargai sumber pengetahuan Anda dengan memperlakukannya dengan baik. Sebelumnya. kita intip dulu tips merawat buku berikut ini
1. Cara yang termudah adalah merawat daripada mengobati. Biasakan untuk memberi sampul plastik pada buku yang baru saja Anda beli
.2. Jangan sekali-kali Anda menggunakan buku sebagai bantal tidur atau pengganjal pintu. Kegiatan seperti itu akan lebih mempercepat penuaan pada buku. Hentikan kebiasaan membolak balikkan halaman buku dengan membasahi tangan. Apalagi pakai air ludah. Dilarang melipat buku atau menandai halaman buku dengan mencorat-coretnya. Cukup selipkan kertas pembatas pada halaman yang belum selesai Anda baca.
3. Posisi terbaik untuk meletakkan buku adalah dalam keadaan berdiri pada rak khusus. Tapi akan lebih baik jika Anda menyimpannya dalam lemari tertutup untuk menghidari debu yang berlebih. Jangan menumpuk buku. Apalagi dengan beban berat di atasnya. Hal tersebut akan membuat lembaran-lembaran buku saling menempel, huruf-hurufnya cepat pudar dan jilidnya jadi gampang lepas. Kalau bisa beri butir penyerap air (silica gel) dan kapur barus dalam rak atau lemari buku.
4. Jangan menjejal-jejalkan rak buku. Berilah sedikit ruang untuk mempermudah pengambilan dan pengaturan buku. jangan juga membiasakan membawa buku dengan memasukkan ke dalam tas yang penuh dengan berbagai macam barang. Apalagi mencampurnya dengan makanan. Lebih baik jangan memaksakan buku itu masuk dalam tas yang ukurannya lebih kecil dari buku.
5. Hindarkan buku dari air, minyak, debu dan panas matahari langsung atau lampu yang berkekuatan tinggi. hal-hal itu dapat merusak buku. Kertasnya akan cepat berjamur, warnanya menguning dan gampang robek.
6. Hindari memfotokopi buku. Untuk bisa memfotokopi halaman buku, biasanya punggung buku akan ditekan kuat-kuat. Hal ini jelas akan memperpendek umur jilid buku. Selain itu, ingatlah bahwa memfotokopi buku tanpa izin adalah pelanggaran hukum dan hak cipta. Bisa berabe nanti...
7. Jika terpaksa harus meminjam buku, catatlah dalam daftar agendamu bahwa buku itu telah dipinjam oleh salah satu temanmu. Jangan takut memperingatkan temanmu untuk merawatnya. Sayang dong kalau buku yang sudah kita rawat baik-baik malah hilang karena temanmu itu menyepelekannya.
8. Lakukan perawatan khusus dengan lebih cermat dan meyeluruh secara berkala. Dijamin suatu saat Anda pasti membutuhkannya lagi. Dan Anda akan merasa bangga bisa menghargai buku yang begitu berjasa.Tunggu apa lagi? Di mulai dari sekarang dong. Suatu hari buku-buku itu juga bisa berguna bagi anak dan cucu juga...
Sumeber *tips detik Hot*
Gaul Oke, Gaul Asyik !!!
Rumus Jitu Gaul Enak :
Kembangkan sisi-sisi positif diri !
Kita harus selalu yakin bahwa setiap manusia pasti memiliki sisi-sisi positif. Yang membedakannya adalah cara dia memanfaatkan secara optimal sisi-sisi baiknya tersebut. So, sifat-sifat baik apa aja sih yang diperlukan agar pergaulan kita OK. Simak nih !
1. Selalu membawa senyum di mana pun kita berada.
“Jangan kalian meremehkan perbuatan sekecil apapun, walau hanya tersenyum pada saudaramu.” Kata Rasulullah.
Menebar senyum seperti halnya kita menebarkan salam. Senyum itu shadaqah, lho. Dan rasanya adem deh kalo dalam pergaulan sehari-hari selalu dihiasi senyum. Tapi harus lihat-lihat sikon, lho.
*Jangan senyum-senyum atawa cengar-cengir saat ada teman atau saudara yang ditimpa musibah. Ini mah kebangetan atuh…
©Jangan senyum-senyum sendirian, nanti disangka OrLa (bukan orde lama, tai orang gila :p).
◊Jangan senyum-senyum berlebihan terhadap lawan jenis, ntar mereka malah ke Ge-eR an, padahal kamu nggak punya maksud apoa-apa dan seringkali menimbulkan fitnah.
2. Selalu membawa kebahagian kepada orang lain. Selain berpahala, kamu juga akan disenangi banyak orang. Tapi kudu Lillahi Ta’ala, bukan karena ingin disenangi orang aja.
3. Menghargai pendapat orang lain.
“Jangan melihat siapa yang berbicara, tapi dengarlah apa yang dia bicarakan.” Begitu kata orang bijak.
Jadi, berusahalah untuk selalu mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain. Kalo kamu nggak setuju, kemukakan dengan cara yang bijak.
4. Sempatkan untuk memberi perhatian, sekecil apapun itu, walau hanya mengucapkan selamat UlTah. Terkadang kita suka lupa pada hal-hal yang kecil, yang malah berpengaruh besar pada pergaulan.
5. Jujur, baik dalam perkataan maupun perbuatan.
Ini bukan janji Pramuka, tapi kamu bakalan sebel kan kalo kamu sering dikibulin teman.
6. Selalu berprasangka baik terhadap orang lain.
Jauhilah prasangka karena apa yang kita rasakan / pikirkan tentang orang lain belum tentu benar. Namum bukan berarti kita tidak boleh waspada terhadap orang yang berniat jahat.
7. Berpakaian yang rapi dan hilangkan smel-smel not good dari badan kamu.
Ini harus kamu perhatikan setiap hari, bukan kalo mau gaul doank !
Nggak enak kan kalo kamu dijauhi teman hanya karena bau. Nggak ku-ku.
8. Percaya Diri. Jangan selalu bilang :”Nggak PD”, nggak PD setiap kali kamu memulai pergaulan. Percayalah bahwa setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan.
9. Saling menasihati.
Kita kadang-kadang sungkan menegur atau menasihati teman. Biasanya karena takut teman itu marah. Padahal yang kayak gini nggak baik lho! Apakah kita rela kalo teman kita terjerumus pada hal-hal buruk hanya karena kita sungkan pada hal yang belum tentu terjadi? Yang penting niat kita baik. Cobalah untuk saling menasihati dalam kebenaran.
Buang Jauh Sifat Jelek !!!
1. Egois. Duh, sifat ini harus kamu buang jauh-juah deh! Nyebelin banget bergaul sama teman yang selalu mementingkan dirinya sendiri.
2. Nggak ramah dan selalu berwajah asem.
Wah belum apa-apa udah pada kabur tuh teman-teman. Masa, teman mau nanya PR dicemberutin sih?
3. Selalu bergantung pada orang lain.
Kita memang tidak bisa hidup tanpa ngikutin teman kamu, nyebelin juga kan. Selain terkesan nggak punya pendirian, kita juga hanya boleh bergantung pada ALLAH SWT.
4. Sombong. Ini sih jelas, harus kamu pangkas!
5. Selalu berkeluh kesah. Sah-sah aja sih kamu berkeluh kesah mengapa begini? Mengapa begitu? Kan nggak asyik.
6. Tulalit alias nggak nyambung kalo diajak ngobrol. Makanya kamu harus selalu memperluas wawasan dan tambah pengetahuan.
7. Menutup diri dalam bergaul hanya dengan satu kelompok saja. Kalo diperhatiin sejak zaman SD sampai kuliahan, selalu ada kelompok-kelompok. Entah itu Rohis, kelompok anak Mall, dsb. Bagus kalo kamu lengket sama anak Rohis, tapi kamu tetap harus mendekatkan diri pada kelompok lain, apalagi kelompok yang ‘agak-agak’ (kurang baik maksudnya). Disinilah kamu bisa menjadi Da’I muda, tapi tetap dengan cara yang baik. Dan kamu tetap harus punya teman yang baik untuk menjaga dan menasihati kamu.
8. Manja.
9. Nggak jujur alias tukang ngibul.
10. Nggak punya sikap dan pendirian.
11. Jangan suka menutupi sesuatu, kecuali memang itu harus ditutupi. Bila nggak suka, katakan saja lengkap dengan alasan yang sebanarnya.
Kembangkan sisi-sisi positif diri !
Kita harus selalu yakin bahwa setiap manusia pasti memiliki sisi-sisi positif. Yang membedakannya adalah cara dia memanfaatkan secara optimal sisi-sisi baiknya tersebut. So, sifat-sifat baik apa aja sih yang diperlukan agar pergaulan kita OK. Simak nih !
1. Selalu membawa senyum di mana pun kita berada.
“Jangan kalian meremehkan perbuatan sekecil apapun, walau hanya tersenyum pada saudaramu.” Kata Rasulullah.
Menebar senyum seperti halnya kita menebarkan salam. Senyum itu shadaqah, lho. Dan rasanya adem deh kalo dalam pergaulan sehari-hari selalu dihiasi senyum. Tapi harus lihat-lihat sikon, lho.
*Jangan senyum-senyum atawa cengar-cengir saat ada teman atau saudara yang ditimpa musibah. Ini mah kebangetan atuh…
©Jangan senyum-senyum sendirian, nanti disangka OrLa (bukan orde lama, tai orang gila :p).
◊Jangan senyum-senyum berlebihan terhadap lawan jenis, ntar mereka malah ke Ge-eR an, padahal kamu nggak punya maksud apoa-apa dan seringkali menimbulkan fitnah.
2. Selalu membawa kebahagian kepada orang lain. Selain berpahala, kamu juga akan disenangi banyak orang. Tapi kudu Lillahi Ta’ala, bukan karena ingin disenangi orang aja.
3. Menghargai pendapat orang lain.
“Jangan melihat siapa yang berbicara, tapi dengarlah apa yang dia bicarakan.” Begitu kata orang bijak.
Jadi, berusahalah untuk selalu mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain. Kalo kamu nggak setuju, kemukakan dengan cara yang bijak.
4. Sempatkan untuk memberi perhatian, sekecil apapun itu, walau hanya mengucapkan selamat UlTah. Terkadang kita suka lupa pada hal-hal yang kecil, yang malah berpengaruh besar pada pergaulan.
5. Jujur, baik dalam perkataan maupun perbuatan.
Ini bukan janji Pramuka, tapi kamu bakalan sebel kan kalo kamu sering dikibulin teman.
6. Selalu berprasangka baik terhadap orang lain.
Jauhilah prasangka karena apa yang kita rasakan / pikirkan tentang orang lain belum tentu benar. Namum bukan berarti kita tidak boleh waspada terhadap orang yang berniat jahat.
7. Berpakaian yang rapi dan hilangkan smel-smel not good dari badan kamu.
Ini harus kamu perhatikan setiap hari, bukan kalo mau gaul doank !
Nggak enak kan kalo kamu dijauhi teman hanya karena bau. Nggak ku-ku.
8. Percaya Diri. Jangan selalu bilang :”Nggak PD”, nggak PD setiap kali kamu memulai pergaulan. Percayalah bahwa setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan.
9. Saling menasihati.
Kita kadang-kadang sungkan menegur atau menasihati teman. Biasanya karena takut teman itu marah. Padahal yang kayak gini nggak baik lho! Apakah kita rela kalo teman kita terjerumus pada hal-hal buruk hanya karena kita sungkan pada hal yang belum tentu terjadi? Yang penting niat kita baik. Cobalah untuk saling menasihati dalam kebenaran.
Buang Jauh Sifat Jelek !!!
1. Egois. Duh, sifat ini harus kamu buang jauh-juah deh! Nyebelin banget bergaul sama teman yang selalu mementingkan dirinya sendiri.
2. Nggak ramah dan selalu berwajah asem.
Wah belum apa-apa udah pada kabur tuh teman-teman. Masa, teman mau nanya PR dicemberutin sih?
3. Selalu bergantung pada orang lain.
Kita memang tidak bisa hidup tanpa ngikutin teman kamu, nyebelin juga kan. Selain terkesan nggak punya pendirian, kita juga hanya boleh bergantung pada ALLAH SWT.
4. Sombong. Ini sih jelas, harus kamu pangkas!
5. Selalu berkeluh kesah. Sah-sah aja sih kamu berkeluh kesah mengapa begini? Mengapa begitu? Kan nggak asyik.
6. Tulalit alias nggak nyambung kalo diajak ngobrol. Makanya kamu harus selalu memperluas wawasan dan tambah pengetahuan.
7. Menutup diri dalam bergaul hanya dengan satu kelompok saja. Kalo diperhatiin sejak zaman SD sampai kuliahan, selalu ada kelompok-kelompok. Entah itu Rohis, kelompok anak Mall, dsb. Bagus kalo kamu lengket sama anak Rohis, tapi kamu tetap harus mendekatkan diri pada kelompok lain, apalagi kelompok yang ‘agak-agak’ (kurang baik maksudnya). Disinilah kamu bisa menjadi Da’I muda, tapi tetap dengan cara yang baik. Dan kamu tetap harus punya teman yang baik untuk menjaga dan menasihati kamu.
8. Manja.
9. Nggak jujur alias tukang ngibul.
10. Nggak punya sikap dan pendirian.
11. Jangan suka menutupi sesuatu, kecuali memang itu harus ditutupi. Bila nggak suka, katakan saja lengkap dengan alasan yang sebanarnya.
***Sumber:
Majalah ANNIDA
No. 14 Thn VIII Agustus 1999.
Gaul Oke, Gaul Asyik !!!
Rumus Jitu Gaul Enak :
Kembangkan sisi-sisi positif diri !
Kita harus selalu yakin bahwa setiap manusia pasti memiliki sisi-sisi positif. Yang membedakannya adalah cara dia memanfaatkan secara optimal sisi-sisi baiknya tersebut. So, sifat-sifat baik apa aja sih yang diperlukan agar pergaulan kita OK. Simak nih !
1. Selalu membawa senyum di mana pun kita berada.
“Jangan kalian meremehkan perbuatan sekecil apapun, walau hanya tersenyum pada saudaramu.” Kata Rasulullah.
Menebar senyum seperti halnya kita menebarkan salam. Senyum itu shadaqah, lho. Dan rasanya adem deh kalo dalam pergaulan sehari-hari selalu dihiasi senyum. Tapi harus lihat-lihat sikon, lho.
*Jangan senyum-senyum atawa cengar-cengir saat ada teman atau saudara yang ditimpa musibah. Ini mah kebangetan atuh…
©Jangan senyum-senyum sendirian, nanti disangka OrLa (bukan orde lama, tai orang gila :p).
◊Jangan senyum-senyum berlebihan terhadap lawan jenis, ntar mereka malah ke Ge-eR an, padahal kamu nggak punya maksud apoa-apa dan seringkali menimbulkan fitnah.
2. Selalu membawa kebahagian kepada orang lain. Selain berpahala, kamu juga akan disenangi banyak orang. Tapi kudu Lillahi Ta’ala, bukan karena ingin disenangi orang aja.
3. Menghargai pendapat orang lain.
“Jangan melihat siapa yang berbicara, tapi dengarlah apa yang dia bicarakan.” Begitu kata orang bijak.
Jadi, berusahalah untuk selalu mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain. Kalo kamu nggak setuju, kemukakan dengan cara yang bijak.
4. Sempatkan untuk memberi perhatian, sekecil apapun itu, walau hanya mengucapkan selamat UlTah. Terkadang kita suka lupa pada hal-hal yang kecil, yang malah berpengaruh besar pada pergaulan.
5. Jujur, baik dalam perkataan maupun perbuatan.
Ini bukan janji Pramuka, tapi kamu bakalan sebel kan kalo kamu sering dikibulin teman.
6. Selalu berprasangka baik terhadap orang lain.
Jauhilah prasangka karena apa yang kita rasakan / pikirkan tentang orang lain belum tentu benar. Namum bukan berarti kita tidak boleh waspada terhadap orang yang berniat jahat.
7. Berpakaian yang rapi dan hilangkan smel-smel not good dari badan kamu.
Ini harus kamu perhatikan setiap hari, bukan kalo mau gaul doank !
Nggak enak kan kalo kamu dijauhi teman hanya karena bau. Nggak ku-ku.
8. Percaya Diri. Jangan selalu bilang :”Nggak PD”, nggak PD setiap kali kamu memulai pergaulan. Percayalah bahwa setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan.
9. Saling menasihati.
Kita kadang-kadang sungkan menegur atau menasihati teman. Biasanya karena takut teman itu marah. Padahal yang kayak gini nggak baik lho! Apakah kita rela kalo teman kita terjerumus pada hal-hal buruk hanya karena kita sungkan pada hal yang belum tentu terjadi? Yang penting niat kita baik. Cobalah untuk saling menasihati dalam kebenaran.
Buang Jauh Sifat Jelek !!!
1. Egois. Duh, sifat ini harus kamu buang jauh-juah deh! Nyebelin banget bergaul sama teman yang selalu mementingkan dirinya sendiri.
2. Nggak ramah dan selalu berwajah asem.
Wah belum apa-apa udah pada kabur tuh teman-teman. Masa, teman mau nanya PR dicemberutin sih?
3. Selalu bergantung pada orang lain.
Kita memang tidak bisa hidup tanpa ngikutin teman kamu, nyebelin juga kan. Selain terkesan nggak punya pendirian, kita juga hanya boleh bergantung pada ALLAH SWT.
4. Sombong. Ini sih jelas, harus kamu pangkas!
5. Selalu berkeluh kesah. Sah-sah aja sih kamu berkeluh kesah mengapa begini? Mengapa begitu? Kan nggak asyik.
6. Tulalit alias nggak nyambung kalo diajak ngobrol. Makanya kamu harus selalu memperluas wawasan dan tambah pengetahuan.
7. Menutup diri dalam bergaul hanya dengan satu kelompok saja. Kalo diperhatiin sejak zaman SD sampai kuliahan, selalu ada kelompok-kelompok. Entah itu Rohis, kelompok anak Mall, dsb. Bagus kalo kamu lengket sama anak Rohis, tapi kamu tetap harus mendekatkan diri pada kelompok lain, apalagi kelompok yang ‘agak-agak’ (kurang baik maksudnya). Disinilah kamu bisa menjadi Da’I muda, tapi tetap dengan cara yang baik. Dan kamu tetap harus punya teman yang baik untuk menjaga dan menasihati kamu.
8. Manja.
9. Nggak jujur alias tukang ngibul.
10. Nggak punya sikap dan pendirian.
11. Jangan suka menutupi sesuatu, kecuali memang itu harus ditutupi. Bila nggak suka, katakan saja lengkap dengan alasan yang sebanarnya.
Kembangkan sisi-sisi positif diri !
Kita harus selalu yakin bahwa setiap manusia pasti memiliki sisi-sisi positif. Yang membedakannya adalah cara dia memanfaatkan secara optimal sisi-sisi baiknya tersebut. So, sifat-sifat baik apa aja sih yang diperlukan agar pergaulan kita OK. Simak nih !
1. Selalu membawa senyum di mana pun kita berada.
“Jangan kalian meremehkan perbuatan sekecil apapun, walau hanya tersenyum pada saudaramu.” Kata Rasulullah.
Menebar senyum seperti halnya kita menebarkan salam. Senyum itu shadaqah, lho. Dan rasanya adem deh kalo dalam pergaulan sehari-hari selalu dihiasi senyum. Tapi harus lihat-lihat sikon, lho.
*Jangan senyum-senyum atawa cengar-cengir saat ada teman atau saudara yang ditimpa musibah. Ini mah kebangetan atuh…
©Jangan senyum-senyum sendirian, nanti disangka OrLa (bukan orde lama, tai orang gila :p).
◊Jangan senyum-senyum berlebihan terhadap lawan jenis, ntar mereka malah ke Ge-eR an, padahal kamu nggak punya maksud apoa-apa dan seringkali menimbulkan fitnah.
2. Selalu membawa kebahagian kepada orang lain. Selain berpahala, kamu juga akan disenangi banyak orang. Tapi kudu Lillahi Ta’ala, bukan karena ingin disenangi orang aja.
3. Menghargai pendapat orang lain.
“Jangan melihat siapa yang berbicara, tapi dengarlah apa yang dia bicarakan.” Begitu kata orang bijak.
Jadi, berusahalah untuk selalu mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain. Kalo kamu nggak setuju, kemukakan dengan cara yang bijak.
4. Sempatkan untuk memberi perhatian, sekecil apapun itu, walau hanya mengucapkan selamat UlTah. Terkadang kita suka lupa pada hal-hal yang kecil, yang malah berpengaruh besar pada pergaulan.
5. Jujur, baik dalam perkataan maupun perbuatan.
Ini bukan janji Pramuka, tapi kamu bakalan sebel kan kalo kamu sering dikibulin teman.
6. Selalu berprasangka baik terhadap orang lain.
Jauhilah prasangka karena apa yang kita rasakan / pikirkan tentang orang lain belum tentu benar. Namum bukan berarti kita tidak boleh waspada terhadap orang yang berniat jahat.
7. Berpakaian yang rapi dan hilangkan smel-smel not good dari badan kamu.
Ini harus kamu perhatikan setiap hari, bukan kalo mau gaul doank !
Nggak enak kan kalo kamu dijauhi teman hanya karena bau. Nggak ku-ku.
8. Percaya Diri. Jangan selalu bilang :”Nggak PD”, nggak PD setiap kali kamu memulai pergaulan. Percayalah bahwa setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan.
9. Saling menasihati.
Kita kadang-kadang sungkan menegur atau menasihati teman. Biasanya karena takut teman itu marah. Padahal yang kayak gini nggak baik lho! Apakah kita rela kalo teman kita terjerumus pada hal-hal buruk hanya karena kita sungkan pada hal yang belum tentu terjadi? Yang penting niat kita baik. Cobalah untuk saling menasihati dalam kebenaran.
Buang Jauh Sifat Jelek !!!
1. Egois. Duh, sifat ini harus kamu buang jauh-juah deh! Nyebelin banget bergaul sama teman yang selalu mementingkan dirinya sendiri.
2. Nggak ramah dan selalu berwajah asem.
Wah belum apa-apa udah pada kabur tuh teman-teman. Masa, teman mau nanya PR dicemberutin sih?
3. Selalu bergantung pada orang lain.
Kita memang tidak bisa hidup tanpa ngikutin teman kamu, nyebelin juga kan. Selain terkesan nggak punya pendirian, kita juga hanya boleh bergantung pada ALLAH SWT.
4. Sombong. Ini sih jelas, harus kamu pangkas!
5. Selalu berkeluh kesah. Sah-sah aja sih kamu berkeluh kesah mengapa begini? Mengapa begitu? Kan nggak asyik.
6. Tulalit alias nggak nyambung kalo diajak ngobrol. Makanya kamu harus selalu memperluas wawasan dan tambah pengetahuan.
7. Menutup diri dalam bergaul hanya dengan satu kelompok saja. Kalo diperhatiin sejak zaman SD sampai kuliahan, selalu ada kelompok-kelompok. Entah itu Rohis, kelompok anak Mall, dsb. Bagus kalo kamu lengket sama anak Rohis, tapi kamu tetap harus mendekatkan diri pada kelompok lain, apalagi kelompok yang ‘agak-agak’ (kurang baik maksudnya). Disinilah kamu bisa menjadi Da’I muda, tapi tetap dengan cara yang baik. Dan kamu tetap harus punya teman yang baik untuk menjaga dan menasihati kamu.
8. Manja.
9. Nggak jujur alias tukang ngibul.
10. Nggak punya sikap dan pendirian.
11. Jangan suka menutupi sesuatu, kecuali memang itu harus ditutupi. Bila nggak suka, katakan saja lengkap dengan alasan yang sebanarnya.
***Sumber:
Majalah ANNIDA
No. 14 Thn VIII Agustus 1999.


