Tampilkan postingan dengan label Sedih. Tampilkan semua postingan
Bayi Dibekukan Sampai Mati Agar Selamat

Bayi bernama Samaa Zohir baru berusia sebulan saat dokter memutuskan ia harus dioperasi, jika tidak akibatnya bisa fatal: maut.
Sudah sejak lahir, kondisi Samaa abnormal. Pembuluh darah yang mengalir ke jantungnya terhubung dengan cara yang salah. Harusnya, pembuluh darah itu membawa darah beroksigen dari paru-paru ke sisi kiri jantung. Yang terjadi, justru sebaliknya.
Samaa dibuat mati suri. Caranya, dokter meletakkan kantung berisi es di sekeliling kepala bayi itu--darahnya didinginkan dari suhu normal, 37 derajat Celcius, menjadi 18 derajat menggunakan mesin bypass jantung dan paru-paru.
Tak hanya itu, para dokter nekat itu juga menghentikan detak jantungnya dengan cara menyuntikkan obat dan mematikan mesin bypass. Di titik ini, secara klinis, bayi Samaa telah meninggal dunia. Tubuhnya hampir sepenuhnya kehabisan darah.
Sementara itu, ahli bedah kardiotoraks Tain-Yen Hsia dan timnya harus bekerja melawan waktu. Jendela keselamatan maksimum (maximum window of safety) adalah 50 menit--sebelum jantung orok ini harus di-restart untuk mencegah kerusakan pada otak dan organ dalam.
Untungnya, Samaa tak harus menunggu 50 menit untuk hidup kembali. Dokter berhasil membawanya kembali ke dunia dalam waktu 23 menit.
Setelah mesin dihidupkan, darah hangat langsung terpompa dan mengembalikan suhu tubuhnya ke titik normal, 37 derajat Celcius. Jantung mungil itu pun kembali berdetak.
Mengapa Samaa harus dibekukan?
Quote:
| Menurut Dokter Hsia, tim medis harus melakukan operasi mikro. Sebab, mereka berurusan dengan pembuluh darah yang setipis kertas beras (rice paper). Satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah membekukan tubuh dan menghentikan sirkulasi darah agar pasien masuk ke fase hipothermia. |
Quote:
| "Ini seperti mencemplungkan bayi ke dalam seember air es. Saat menghentikan jantung, kami harus melakukan operasi secepatnya dengan tingkat presisi tinggi," katanya. "Tidak ada ruang melakukan kesalahan sekecil apapun." |
Quote:
| "Saat pertama anakku membuka matanya, tak terkira bahagia yang saya rasakan. Bayangkan, selama 20 menit ia terbaring dengan tubuh dingin, tanpa kehidupan," |
Perubahan drastis juga dialami Samaa pasca operasi. Jika sebelumnya ia bayi yang sangat lemah, bahkan untuk menangis sekalipun, kini dia gembul makan dan bermain tak kenal lelah.
Inilah Potret Nyata Pengendara Sepeda Motor di Indonesia
1. Melawan arus

Dengan alasan macet, ingin cepat sampai, terburu-buru banyak pengendara motor yg seringkali melawan arus. Selain berbahaya bagi diri sendiri, juga berbahaya bagi pengendara kendaraan dari arah lain. Malah bisa menambah parah kemacetan.
Jika ingin sampai tepat waktu, atur waktu perjalanan, prediksikan hal-hal yang tidak terduga (sperti macet) atau berangkatlah lebih pagi
2. MERAMPAS HAK PEJALAN KAKI
Naik ke trotoar

Naik ke jembatan penyebrangan

Buta huruf

Berhenti di Zebra cross

Sungguh benar2 egois.
Trotoar, jembatan penyebrangan, dan zebra cross diperuntukkan untuk pejalan kaki.Jalan raya untuk kendaraan. Pergunakanlah sesuai porsi dan haknya masing2. Jangan merampas hak orang lain.
3. Mengabaikan keselamatan
Tidak pakai helm boncengan 3 pula

Tak pakai spion

Pakai sendal

Tanppa lampu belakang

Banyak pengendara motor yg seringkali mengabaikan keselamatan. Ingat, anda bukan kucing yg bernyawa 9.
4. Pelanggaran pelangaran lain




Tanpa plat

Dan dan masih banyak yang lain seperti:
- SMSan atau telfon-telfonan sambil mengendarai motor
- 2 pengendara motor yg jalan beriringan sambil mengobrol
- tidak menggunakan lampu di malam hari.
Dengan alasan macet, ingin cepat sampai, terburu-buru banyak pengendara motor yg seringkali melawan arus. Selain berbahaya bagi diri sendiri, juga berbahaya bagi pengendara kendaraan dari arah lain. Malah bisa menambah parah kemacetan.
Jika ingin sampai tepat waktu, atur waktu perjalanan, prediksikan hal-hal yang tidak terduga (sperti macet) atau berangkatlah lebih pagi
2. MERAMPAS HAK PEJALAN KAKI
Naik ke trotoar
Naik ke jembatan penyebrangan
Buta huruf
Berhenti di Zebra cross
Sungguh benar2 egois.
Trotoar, jembatan penyebrangan, dan zebra cross diperuntukkan untuk pejalan kaki.Jalan raya untuk kendaraan. Pergunakanlah sesuai porsi dan haknya masing2. Jangan merampas hak orang lain.
3. Mengabaikan keselamatan
Tidak pakai helm boncengan 3 pula
Tak pakai spion
Pakai sendal
Tanppa lampu belakang
Banyak pengendara motor yg seringkali mengabaikan keselamatan. Ingat, anda bukan kucing yg bernyawa 9.
4. Pelanggaran pelangaran lain
Tanpa plat
Dan dan masih banyak yang lain seperti:
- SMSan atau telfon-telfonan sambil mengendarai motor
- 2 pengendara motor yg jalan beriringan sambil mengobrol
- tidak menggunakan lampu di malam hari.
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3158471
Tobey Maguire Tak Lagi Jadi Spider-Man
Membintangi tiga film Spider-Man, peran manusia laba-laba itu sepertinya sudah sangat melekat pada diri aktor Tobey Maguire. Sayangnya, di film ke-4, tidak akan ada lagi sosok Maguire sebagai Spider-Man.
"Aku sungguh bangga dengan apa yang telah aku capai bersama Spider-Man, selama 10 tahun terakhir ini," begitu kata Maguire, seperti dilansir Daily Mail, Kamis (14/1/2010).
Aktor 34 tahun itu memutuskan berhenti menjadi Spider-Man, hanya beberapa minggu sebelum sekuel ke-4 film tersebut mulai syuting. Keputusan itu dibuat Maguire karena dia tidak sepaham dengan keinginan pihak Sony Pictures, perusahaan yang merilis Spiderman.
Sony Pictures berkeinginan agar Peter Parker si Spider-Man yang diperankan Maguire kembaki ke bangku sekolah. Di sekuelnya, Peter Parker menjadi lebih manusiawi.
"Aku sungguh tak sabar melihat sekuel selanjutnya dari Spider-Man dengan cerita yang luar biasa," tutur Maguire lagi.
Spider-Man tidak hanya kehilangan Maguire sang aktor utama. Sutradra Sam Raimi pun memutuskan tidak mau lagi menggarap film ke-4 manusia laba-laba itu. Padahal Raimi lah orang yang berada di balik sukses tiga film Spider-Man sebelumnya.
"Aku sungguh bangga dengan apa yang telah aku capai bersama Spider-Man, selama 10 tahun terakhir ini," begitu kata Maguire, seperti dilansir Daily Mail, Kamis (14/1/2010).
Aktor 34 tahun itu memutuskan berhenti menjadi Spider-Man, hanya beberapa minggu sebelum sekuel ke-4 film tersebut mulai syuting. Keputusan itu dibuat Maguire karena dia tidak sepaham dengan keinginan pihak Sony Pictures, perusahaan yang merilis Spiderman.
Sony Pictures berkeinginan agar Peter Parker si Spider-Man yang diperankan Maguire kembaki ke bangku sekolah. Di sekuelnya, Peter Parker menjadi lebih manusiawi.
"Aku sungguh tak sabar melihat sekuel selanjutnya dari Spider-Man dengan cerita yang luar biasa," tutur Maguire lagi.
Spider-Man tidak hanya kehilangan Maguire sang aktor utama. Sutradra Sam Raimi pun memutuskan tidak mau lagi menggarap film ke-4 manusia laba-laba itu. Padahal Raimi lah orang yang berada di balik sukses tiga film Spider-Man sebelumnya.
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3152911


