Tampilkan postingan dengan label Info Kecantikan. Tampilkan semua postingan
Sirsak Untuk Melawan Kanker
Kanker Serviks atau Kanker Leher Rahim
Kanker leher rahim atau yang lebih populer dengan istilah kanker serviks adalah kankeryang disebabkan oleh papilloma virus (HPV) onkogenik. Kanker ini biasanya bersamaan dengan pendarahan vagina, tetapi gejala kanker serviks ini tidak terlihat sampai kankermemasuki stadium yang lebih jauh. Di negara maju, penggunaan secara luas program pengamatan leher rahim dapat mengurangi insiden kanker serviks yang invasif sebesar 50% atau lebih. Dalam penelitian menemukan bahwa infeksi human papillomavirus (HPV) adalah penyebab utama untuk semua kasus kanker serviks. Perawatan termasuk operasi pada stadium awal, dan kemoterapi pada stadium akhir kanker serviks.
Kanker serviks pada stadium awal tidak menunjukkan gejala yang khas, bahkan bisa tanpa gejala. Perlu diwaspadai jika :
1. Pendarahan pada vagina
2. Keputihan
3. Gangguan Menstruasi
Sedangkan pada kanker serviks stadium lanjut sering memberikan gejala :
a. perdarahan post coitus,
b. keputihan abnormal
c. Keluar air kemih dari vagina
d. perdarahan sesudah mati haid (menopause) serta keluar cairan abnormal (kekuning-kuningan, berbau dan bercampur darah)
1. Faktor alamiah adalah faktor-faktor yang secara alami terjadi pada seseorang dan memang kita tidak berdaya untuk mencegahnya. Salah satu yang termasuk dalam faktor alamiah pencetus kanker serviks adalah usia diatas 40 tahun. Semakin tua seorang wanita maka makin tinggi risikonya terkena kanker serviks.
Tentu kita tidak bisa mencegah terjadinya proses penuaan. Akan tetapi kita bisa melakukan upaya-upaya lainnya untuk mencegah meningkatnya risiko kanker serviks. Tidak seperti kanker pada umumnya, faktor genetik tidak terlalu berperan dalam terjadinya kanker serviks. Ini tidak berarti Anda yang memiliki keluarga bebas kanker serviks dapat merasa aman dari ancaman kanker serviks. Anda dianjurkan tetap melindungi diri Anda terhadap kanker serviks.
2. Faktor Kebersihan. Keputihan yang dibiarkan terus menerus tanpa diobati. Ada 2 macam keputihan, yaitu yang normal dan yang tidak normal. Keputihan normal bila lendir berwarna bening, tidak berbau, dan tidak gatal. Bila salah satu saja dari ketiga syarat tersebut tidak terpenuhi berarti keputihan tersebut dikatakan tidak normal. Segeralah berkonsultasi dengan dokter Anda bila Anda mengalami keputihan yang tidak normal agak dapat dilakukan pemeriksaan kanker serviks.
3. Faktor Penyakit Menular Seksual (PMS). PMS merupakan penyakit-penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. PMS yang cukup sering dijumpai antara lain sifilis, gonore, herpes simpleks, HIV-AIDS, kutil kelamin, dan virus HPV penyebab kanker serviks.
4. Pemakaian pembalut yang mengandung bahan dioksin. Dioksin merupakan bahan pemutih yang digunakan untuk memutihkan pembalut hasil daur ulang dari barang bekas. Membasuh kemaluan dengan air yang tidak bersih, misalnya di toilet-toilet umum yang tidak terawat. Air yang tidak bersih banyak dihuni oleh kuman-kuman yang dapat memicu kanker serviks.
5. Berhubungan seksual pertama kali di usia terlalu muda. Berganti-ganti partner seks. Lebih dari satu partner seks akan meningkatkan risiko penularan penyakit kelamin, termasuk virus HPV penyebab kanker serviks.
6. Memiliki banyak anak (lebih dari 5 orang). Saat dilahirkan, janin akan melewati serviks dan menimbulkan trauma pada serviks. Bila Anda memutuskan untuk memiliki banyak anak, makin sering pula terjadi trauma pada serviks.
7. Tidak melakukan Pap Smear / pemeriksaan sederhana yang dapat mengenali kelainan pada serviks. Dengan rutin melakukan papsmear, kelainan pada serviks akan semakin cepat diketahui sehingga memberikan hasil pengobatan kanker serviks semakin baik.
Salah satu pengobatan terbaik di dunia adalah jelas menghindari dari penyebab penyakit tersebut. Secara mandiri lakukan pemeriksaan pada dokter yang memahami masalah ini secara rutin setahun 1-2 kali. Hidup sehat dengan selalu menghindari radikal bebas penyebab kanker serviks.
Anda juga dapat mengkonsumsi daun sirsak untuk mencegah terjadinya kanker serviks. Zat acetogenins dalam daun sirsak bermanfaat untuk menghambat asupan sel kanker serviks. Sehingga jika ada sel kanker yang mulai tumbuh akan kekuarangan nutrisi dan mati bertahap.
Mari bebaskan Indonesia dari kanker serviks.
Fakta Unik | Manfaat Kopi Yang Mungkin Belum Anda Ketahui
Manfaat kopi ternyata baik bagi kesehatan. Selama ini memang banyak yang beranggapan tentang akibat buruk dari mengonsumsi kopi. Namun sebenarnya, jika dikonsumsi dengan baik (tidak berlebihan) kopi memiliki beberapa manfaat untuk mencegah penyakit yang menyerang tubuh kita.
Mengenai manfaat kopi sendiri ternyata sudah tercermin dari namanya, “kopi” yang diambil dari kata dalam bahasa arab “qahwah” yang memiliki arti “kekuatan”. Kata qahwah ini kemudian berubah dalam berbagai bahasa menjadi “kahveh” (Turki) – “koffie” (Belanda) – “kopi” (Indonesia).
Manfaat Minum Kopi
Berdasarkan pada hasil penelitian yang dilakukan oleh Harvard Women’s Health, manfaat minum kopi beberapa cangkir setiap hari dapat menghindarkan kita dari penyakit diabetes tipe 2, kanker usus besar, Parkinson, batu ginjal, hingga sirosis/rusaknya fungsi hati, serta menghindarkan kita dari menurunnya daya kognitif otak.
Sedangkan menurut hasil dari 20 studi yang dilakukan oleh berbagai peneliti di seluruh dunia menjelaskan bahwa manfaat kopi benar-benar dapat menghindarkan kita dari serangan diabetes tipe 2 hingga 50%. Kandungan asam klorogenik dan zat trigonelin (pro vitamin B3) yang terdapat pada kopi dapat menghambat penyerapan gula, merangsang pembentukan hormon insulin dan GLP-1.
Manfaat Kopi Untuk Kesehatan
Beberapa manfaat kopi untuk kesehatan antara lain sebagai berikut:
- Untuk menghindarkan diri dari serangan jantung dan stroke. Kopi memiliki kandungan yang dapat menghindarkan kita dari serangan jantung hingga stroke. Hal ini telah dibuktikan pada suatu studi yang melibatkan lebih dari 83000 wanita dengan usia 24 tahun lebih. Mereka minum 2-3 cangkir kopi/hari. Hasilnya menunjukan bahwa wanita-wanita tersebut memiliki resiko 19% lebih rendah daripada yang tidak mengonsumsi kopi. Hal tersebut juga dilakukan terhadap beberapa pria Finlandia. Dan hasil yang diperoleh juga relatif sama.
- Untuk menghindarkan dari Serangan Kanker. Manfaat kopi ini diketahui dari berbagai riset yang dilakukan secara konsisten oleh para peneliti. Hasilnya menunjukan bahwa kanker hati, kanker usus besar, hingga kanker payudara dapat dicegah dengan mengonsumsi kopi.
- Untuk mencegah penyakit Sirosis.
- Untuk menghindarkan diri dari penyakit Parkinson.
Ternyata kopi bermanfaat buat Anda bukan?. Jadi jangan takut untuk mengkonsumsi kopi 
Trigliserida – Memilih Diet Untuk Menurunkan Trigliserida
Trigliserida adalah salah satu partikel yang mengangkut lemak di sekitar tubuh. Lemak sebenarnya terbagi atas Low Density Lipoprotein (LDL), High Density Lipoprotein, dan trigliserida itu sendiri. Trigliserida akan sangat berpengaruh pada perkembangan penyakit jantung yang hingga kini penelitian mengungkapkan bahwa cara kerja trigliserida belum jelas sebagai faktor resiko.
Dibandingkan ketiga macam kolesterol tersebut, partikel trigliserida berbeda dibandingkan dengan dua partikel lainnya. Trigliserida adalah salah satu partikel yang mengangkut lemak di sekitar tubuh. Hanya sekitar 20 persen dari partikel trigliserida terdiri dari kolesterol. Dan kontribusi relatif dari trigliserida terhadap perkembangan penyakit jantung masih kurang jelas, dibandingkan dengan peran LDL dan HDL yang lebih pasti. Kadar trigliserida normal yang diproduksi tubuh seharusnya di bawah 150 mg / dL.
Diet Untuk Menurunkan Trigliserida
Bagaimana menurunkan trigliserida? “resep” lama yang akrab kita lakukan adalah diet, olahraga, dan menurunkan berat badan. Bebeda dengan diet yang lain, untuk program diet pada penurunan trigliserida jenis diet yang dipilih bukanlah diet rendah lemak. Hal ini mungkin tampak berlawanan dari apa yang kita pikirkan. Ya, partikel utama trigliserida adalah lemak, tetapi trigliserida justru lebih banyak berasal dari sumber makanan karbohidrat daripada lemak. Kecuali dalam situasi di mana tingkat trigliserida sangat tinggi (biasanya ditentukan secara genetik), trigliserida efisien dalam menyimpan energi partikel. Karbohidrat yang berlebih dalam tubuh akan berubah menjadi trigliserida membuat penyimpanan lemak di tubuh semakin besar. Jadi ketika kita memiliki kelebihan karbohidrat atau tingkat insulin yang lebih tinggi, trigliserida cenderung naik. Inilah alasan mengapa pola makan rendah lemak (yang hampir selalu tinggi karbohidrat) akan menjadi kontraproduktif dalam kasus ini.
Mungkin anda bertanya, “jadi jenis diet apa yang cocok untuk menurunkan trigliserida?”
Jawabannya adalah rendah lemak jenuh-tinggi serat, diet kalori terkontrol. Hanya saja perlu diingat bahwa rendah lemak jenuh bukan berarti rendah lemak. Diet yang mencakup rendah lemak jenuh mendorong konsumsi minyak kelapa, minyak zaitun, ikan, atau minyak yang berasal dari kacang-kacangan dan biji-bijian. diet rendah-karbohidrat benar-benar bekerja baik pada pasien dengan trigliserida tinggi, tetapi untuk kesehatan yang optimal, seseorang harus membatasi konsumsi lemak jenuh. Asupan tinggi lemak jenuh merupakan efek samping yang sering diabaikan dari diet rendah karbohidrat banyak.


