Popular posts

Labels

Tampilkan postingan dengan label Info Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Tomcat dan Pencegahannya

Senin, 26 Maret 2012
Posted by tt

Masyarakat diminta agar tak khawatir dengan serangan serangga Tomcat. Pakar hama dan penyakit tumbuhan dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Suputa, mengungkapkan, menghalau serangga Tomcat sebaiknya dilakukan dengan tiupan atau kertas. 

"Petani sebenarnya sudah 'familiar' dengan Tomcat dan tidak pernah ada masalah karena tidak memukulnya. Serangga itu tidak merugikan, tetapi justru membantu petani dalam mengendalikan hama wereng," katanya.

Ia mengatakan, Tomcat memiliki ciri tubuh memanjang berukuran sekitar satu sentimeter, kepala berwarna hitam, sedangkan dada dan perut berwarna oranye. Hewan itu memiliki dua pasang sayap yang tidak menutupi seluruh abdomen.

"Untuk pengendalian Tomcat bisa dilakukan dengan menggunakan jebakan lampu. Jika sudah banyak yang tertangkap selanjutnya dilepas di sawah atau kebun untuk penyeimbang alam,' katanya.

Menurut dia, jika Tomcat sudah tertangkap jangan langsung dibunuh, tetapi sebaiknya dilepas di alam untuk penyeimbang lingkungan. "Namun, jika populasinya besar bisa dilakukan penyemprotan dengan insektisida botani berbahan tumbuhan," kata Suputa.
Sumber: antara 

Sirsak Untuk Melawan Kanker



Kanker Serviks atau Kanker Leher Rahim



Kanker leher rahim atau yang lebih populer dengan istilah kanker serviks adalah kankeryang disebabkan oleh papilloma virus (HPV) onkogenik. Kanker ini biasanya bersamaan dengan pendarahan vagina, tetapi gejala kanker serviks ini tidak terlihat sampai kankermemasuki stadium yang lebih jauh. Di negara maju, penggunaan secara luas program pengamatan leher rahim dapat mengurangi insiden kanker serviks yang invasif sebesar 50% atau lebih. Dalam penelitian menemukan bahwa infeksi human papillomavirus (HPV) adalah penyebab utama untuk semua kasus kanker serviks. Perawatan termasuk operasi pada stadium awal, dan kemoterapi pada stadium akhir kanker serviks.

Gejala Kanker Serviks

Kanker serviks pada stadium awal tidak menunjukkan gejala yang khas, bahkan bisa tanpa gejala. Perlu diwaspadai jika :
1. Pendarahan pada vagina
2. Keputihan
3. Gangguan Menstruasi


Sedangkan pada kanker serviks stadium lanjut sering memberikan gejala :
a. perdarahan post coitus,
b. keputihan abnormal
c. Keluar air kemih dari vagina
d. perdarahan sesudah mati haid (menopause) serta keluar cairan abnormal (kekuning-kuningan, berbau dan bercampur darah)

Penyebab Kanker Serviks

1. Faktor alamiah adalah faktor-faktor yang secara alami terjadi pada seseorang dan memang kita tidak berdaya untuk mencegahnya. Salah satu yang termasuk dalam faktor alamiah pencetus kanker serviks adalah usia diatas 40 tahun. Semakin tua seorang wanita maka makin tinggi risikonya terkena kanker serviks.
Tentu kita tidak bisa mencegah terjadinya proses penuaan. Akan tetapi kita bisa melakukan upaya-upaya lainnya untuk mencegah meningkatnya risiko kanker serviks. Tidak seperti kanker pada umumnya, faktor genetik tidak terlalu berperan dalam terjadinya kanker serviks. Ini tidak berarti Anda yang memiliki keluarga bebas kanker serviks dapat merasa aman dari ancaman kanker serviks. Anda dianjurkan tetap melindungi diri Anda terhadap kanker serviks.
2. Faktor Kebersihan. Keputihan yang dibiarkan terus menerus tanpa diobati. Ada 2 macam keputihan, yaitu yang normal dan yang tidak normal. Keputihan normal bila lendir berwarna bening, tidak berbau, dan tidak gatal. Bila salah satu saja dari ketiga syarat tersebut tidak terpenuhi berarti keputihan tersebut dikatakan tidak normal. Segeralah berkonsultasi dengan dokter Anda bila Anda mengalami keputihan yang tidak normal agak dapat dilakukan pemeriksaan kanker serviks.
3. Faktor Penyakit Menular Seksual (PMS). PMS merupakan penyakit-penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. PMS yang cukup sering dijumpai antara lain sifilis, gonore, herpes simpleks, HIV-AIDS, kutil kelamin, dan virus HPV penyebab kanker serviks.
4. Pemakaian pembalut yang mengandung bahan dioksin. Dioksin merupakan bahan pemutih yang digunakan untuk memutihkan pembalut hasil daur ulang dari barang bekas. Membasuh kemaluan dengan air yang tidak bersih, misalnya di toilet-toilet umum yang tidak terawat. Air yang tidak bersih banyak dihuni oleh kuman-kuman yang dapat memicu kanker serviks.
5. Berhubungan seksual pertama kali di usia terlalu muda. Berganti-ganti partner seks. Lebih dari satu partner seks akan meningkatkan risiko penularan penyakit kelamin, termasuk virus HPV penyebab kanker serviks.
6. Memiliki banyak anak (lebih dari 5 orang). Saat dilahirkan, janin akan melewati serviks dan menimbulkan trauma pada serviks. Bila Anda memutuskan untuk memiliki banyak anak, makin sering pula terjadi trauma pada serviks.
7. Tidak melakukan Pap Smear / pemeriksaan sederhana yang dapat mengenali kelainan pada serviks. Dengan rutin melakukan papsmear, kelainan pada serviks akan semakin cepat diketahui sehingga memberikan hasil pengobatan kanker serviks semakin baik.

Hindari Kanker Serviks Dengan Daun Sirsak

kanker serviks
kanker serviks
Salah satu pengobatan terbaik di dunia adalah jelas menghindari dari penyebab penyakit tersebut. Secara mandiri lakukan pemeriksaan pada dokter yang memahami masalah ini secara rutin setahun 1-2 kali. Hidup sehat dengan selalu menghindari radikal bebas penyebab kanker serviks.
Anda juga dapat mengkonsumsi daun sirsak untuk mencegah terjadinya kanker serviks. Zat acetogenins dalam daun sirsak bermanfaat untuk menghambat asupan sel kanker serviks. Sehingga jika ada sel kanker yang mulai tumbuh akan kekuarangan nutrisi dan mati bertahap.
Mari bebaskan Indonesia dari kanker serviks.

Fakta Unik | Manfaat Kopi Yang Mungkin Belum Anda Ketahui


Manfaat kopi ternyata baik bagi kesehatan. Selama ini memang banyak yang beranggapan tentang akibat buruk dari mengonsumsi kopi. Namun sebenarnya, jika dikonsumsi dengan baik (tidak berlebihan) kopi memiliki beberapa manfaat untuk mencegah penyakit yang menyerang tubuh kita.
Mengenai manfaat kopi sendiri ternyata sudah tercermin dari namanya, “kopi” yang diambil dari kata dalam bahasa arab “qahwah” yang memiliki arti “kekuatan”. Kata qahwah ini kemudian berubah dalam berbagai bahasa menjadi “kahveh” (Turki) – “koffie” (Belanda) – “kopi” (Indonesia).

Manfaat Minum Kopi

Berdasarkan pada hasil penelitian yang dilakukan oleh Harvard Women’s Health, manfaat minum kopi beberapa cangkir setiap hari dapat menghindarkan kita dari penyakit diabetes tipe 2, kanker usus besar, Parkinson, batu ginjal, hingga sirosis/rusaknya fungsi hati, serta menghindarkan kita dari menurunnya daya kognitif otak.
Sedangkan menurut hasil dari 20 studi yang dilakukan oleh berbagai peneliti di seluruh dunia menjelaskan bahwa manfaat kopi benar-benar dapat menghindarkan kita dari serangan diabetes tipe 2 hingga 50%. Kandungan asam klorogenik dan zat trigonelin (pro vitamin B3) yang terdapat pada kopi dapat menghambat penyerapan gula, merangsang pembentukan hormon insulin dan GLP-1.

Manfaat Kopi Untuk Kesehatan

Beberapa manfaat kopi untuk kesehatan antara lain sebagai berikut:
  • Untuk menghindarkan diri dari serangan jantung dan stroke. Kopi memiliki kandungan yang dapat menghindarkan kita dari serangan jantung hingga stroke. Hal ini telah dibuktikan pada suatu studi yang melibatkan lebih dari 83000 wanita dengan usia 24 tahun lebih. Mereka minum 2-3 cangkir kopi/hari. Hasilnya menunjukan bahwa wanita-wanita tersebut memiliki resiko 19% lebih rendah daripada yang tidak mengonsumsi kopi. Hal tersebut juga dilakukan terhadap beberapa pria Finlandia. Dan hasil yang diperoleh juga relatif sama.
  • Untuk menghindarkan dari Serangan Kanker. Manfaat kopi ini diketahui dari berbagai riset yang dilakukan secara konsisten oleh para peneliti. Hasilnya menunjukan bahwa kanker hati, kanker usus besar, hingga kanker payudara dapat dicegah dengan mengonsumsi kopi.
  • Untuk mencegah penyakit Sirosis.
  • Untuk menghindarkan diri dari penyakit Parkinson.
Ternyata kopi bermanfaat buat Anda bukan?. Jadi jangan takut untuk mengkonsumsi kopi :)